[THE GREEK MYTH] Lucid Dream?

Movie_LucidDream

[The Greek Myth]

Di dimensi ini kamu adalah mimpi. {Summary}

// Dalang : Zulaipatnam | Judul : Lucid Dream? | Cast : Kim JinHwan x Kim JiWon | Gendre : AU. Angst. Romance. Sci-fic. Slice of Life. Supranatural. | Rated : PG-15 | Leght : Stand Alone //

|| LucidDream?©Zulaipatnam

Proses yang harus dilalui JinHwan jika dia ingin mengetahui semua jawaban adalah dengan sebutir Opium di tangan SuHyun. Gadis bermata sipit dengan pipi gembil itu menyodorkan Opium, JinHwan sedikit tak yakin dengan metode yang ditawarkan terapis mimpi dihadapannya.

“Siapa pun yang ada di dalam mimpimu, dia hanya tokoh mimpi, kau punya kendali penuh untuk semua yang ada disana, ingat jangkarmu, jangan pernah melupakannya!” Pengarahan awal itu terdengar tak menyenangkan. Tokoh mimpi yang dimaksud SuHyun adalah seorang perempuan yang acap kali JinHwan impikan, perempuan yang terkurung didalam sel di rumah tahanan yang ia saja tak tahu dimana. “Di fase tindihan jangan pernah mencoba untuk bangun, ikui saja! Karena bila kau mencoba bangun maka semua tahapan Lucid akan gagal, kau harus memulai dari nol.”

“Jika aku sudah ada didalam mimpi lalu lupa pada jangkarku?”

“Maka kau akan kalah! Prinsipnya adalah siapa yang menang dia yang bertahan, jika kau kalah, berakhir sudah perjalananmu, tidak ada jawaban, tidak ada dialog dengan JiWon, kau tamat. Lupakan mimpi-mimpi itu dan kembali menjadi penderita insomnia.” Gadis ini selalu tegas, senyum manisnya selalu sukses membuat JinHwan merasa nyaman, tapi saat kalimat panjang keluar dari mulutnya, JinHwan merasa SuHyug bukanlah gadis yang manis, dia hanya berusaha menjadi manis karena tuntutan profesi. “Minum Opiumnya!” Mendorong tangan didepan dada, JinHwan menunduk, menatap satu pil Opium. Ditatapnya SuHyun untuk memastikan apa semua ini sesuai prosedur dan gadis itu mengangguk. “Opium membuat seseorang tertidur.”

“Bagaimana dengan obat tidur?”

“Kau akan tidur, tidak bisa mengalami Lucid atau apa pun.”

Oke, JinHwan faham, dia rebut Opium di tangan SuHyun, menelannya tapi air minum.

“Jangan lupa dengan jangkarmu. Lihat dan pastikan semua itu hanyalah mimpi!” JinHwan mengangguk, sebelum berbaring di matras ia melihat kedua tangannya, mensugesti diri untuk tetap ingat dengan jangkar –kedua tangannya nanti saat mengalami Lucid.

|| LucidDream?©Zulaipatnam

“Semua ini bukan sekedar Lucid JinHwan.” Suara lembut itu mengalun, JinHwan membuka mata kuat-kuat, didapatinya sebuah ruang remang-remang dengan dinding warna abu-abu yang pada beberapa bagian mengelupas. Buru-buru JinHwan teringat pada jangkar, ia angkat tangannya dan melihat kuat-kuat pada kedua telapak tangan yang nampak memucat. “Kamu tidak bermimpi JinHwan!” Suara itu lagi, JinHwan menjatuhkan tangan, melihat sekeliling dan dia sadar. JinHwan kembali pada tempat JiWon berada.

Ting…!! ting…!! ting…!!

Suara ketukan pada besi jeruji, JinHwan melangkah maju, melewati ruang gelap yang diapit tembok, dia tak takut, yang ada dalam fikirannya adalah dia harus bertemu dengan JiWon, banyak pertanyaan yang butuh jawaban.

“Ikuti suara dentingan JinHwan!”

JinHwan berjalan cepat, suara dentingan semakin keras, dia semakin dekat. Hingga cahaya sedikit mengambil alih kegelapan, JinHwan sampai pada ruang berbentuk persegi panjang yang dikelilingi jeruji besi. Dilihatnya sekeliling dan kali ini JinHwan berada didalam jeruji. Dia yang ada didalam, bukan Kim JiWon! Tubuhnya menggigil ketakutan, memikirkan bagaimana nasibnya jika ia tak bisa keluar dari tempat ini.

“Akhirnya kamu datang.” Ada cahaya yang bergerak mendekat, JinHwan memicingkan mata saking silaunya. Cahaya itu berasal dari seorang perempuan, bersurai jelaga dengan poni tebal yang menggoda. “JiWon!!” Pekik JinHwan legah, dia mendekat, menangkup jeruji besi dengan kuat, sungguh JinHwan sangat bahagia bertemu JiWon.

Cahaya itu meredup seiring sosok JiWon yang mendekati JinHwan, nampak diserap oleh tubuh JiWon hingga tak ada cahaya yang tersisa. JiWon mengulurkan tangan, menyentuh pipi JinHwan dengan lembut. “Apa kamu cuma tokoh mimpi?” Tanya JinHwan akhirnya, JiWon menggeleng. “Disini, kamu yang jadi tokoh mimpi.” Fakta macam apa itu? JinHwan terdiam, berfikir dia telah dipermainkan. “Kamu yang tokoh mimpi JiWon!” Tekannya tak terima.

“Didimensi kamu iya, tapi didimensi ini, kamu yang jadi tokoh mimpi.”

“Ini cuma Lucid kan?”

“Lucid tidak sekompleks ini, kamu ada disini karena mereka butuh, bukan karena kamu mau.” Rumit, JinHwan menjauhkan wajahnya dari tangan JiWon, tubuhnya merosot kebawah, tersungkur di lantai ubin warna abu-abu yang bertekstur kasar. “Ada misi besar yang menanti JinHwan, aku ada untuk membantumu, membuatmu tahu dan bangun dari amnesia.”

JinHwan geleng-geleng, tanda ia tak faham. “Peretas sepertimu tidak akan pernah faham, tapi jika waktunya datang, kamu akan faham.” Menegakkan wajah untuk menatap JiWon, JinHwan butuh penjelasan soal peretas seperti dirinya dan Amnesia. “Kamu peretas, aku infiltran, dan ada Sarvara yang berkeliaran diluar sana.”

“Peretas apa?”

JiWon berjongkok untuk mensejajarkan diri dengan JinHwan. “Peretas tugasnya membuat, Infiltran hanya mengingatkan, sarvara akan menghancurkan, mereka berusaha melenyapkan peretas seperti kamu.” Melenyapkan? JinHwan teringat pada HanBin. “Sarvara bisa siapa saja, mereka cenderung berbuat baik sebelum menerkam dari belakang. Sudah pernah bertemu sarvara?”

“Ha-HanBin. Apa HanBin seorang Sarvara?”

“Aku tidak faham.”

“Tapi dia mencoba membunuhku!”

“Dan manusia normal juga bersikap seperti itu.”

“Ini membingungkan!”

“Akan tetap membingungkan jika kamu tidak pergi mencari tahu.” Tercengang, JinHwan menatap JiWon tajam. “Aku bukan ensiklopedia tempatmu bertanya-tanya.” Diakhiri kekehan, JiWon berdiri tegak. “Bobby Kim, dia bisa membantumu.” Bersamaan dengan itu, tubuh JinHwan rasanya disedot kebelakang, seperti masuk kedalam pipa besar yang ada ditengah bak mandi.

-Bersambung di episode I Becomes The

Yuhuuu….

Aku tahu kalau ini itu even yang HARUS nulis mitologi Yunani, dan tadaa!!! Beginilah FF yang aku publish (sambil menunggu Endah tercinta yang mau publish FF) kwkwwkwkwkwk

Alasan kenapa pakek judul lucid Dream. Kalian pasti bertanya-tanya apa itu Lucid dream? Sebuah tahapan mimpi dimana kita sanggup buat ngontrol mimpi kita, ngelakuin apa aja yang kita inginkan, dan aku udah nyobak berkali-kali tapi gagal, well butuh seorang pembimbing mungkin yaa, nggak sekedar mbah Google yang jadi guru. Disini JinHwan merasa bingung soal mimpi-mimpi yang terus menghantui dia, makannya dia milih pergi ke terapis.

Dan apa hubungannya mitologi Yunani dengan ini FF, kalian juga nggak nemu nama-nama aneh yang ada kaitannya sama dewa-dewi. Sebenernya aku nyelipin Opium, Opium itu obat-obatan yang mengandung morfin, kalian kenalkan dengan Morfeus? Dia itu dewa mimpi yang sanggup merubah diri menjadi manusia, masuk kedalam mimpi untuk menyampaikan pesan dari para dewa. Refleksi Morfeus disini adalah Kim JiWon, dia menjadi seorang infiltran yang bertugas menuntun peretas agar kembali ingat pada misi awalnya.

Kalau mau tahu pengertian lebih lanjut soal Infiltran, peretas, dan Sarvara, lebih baik baca-baca bukunya Dee yang Gelombang deh. Semua ada didalam sana dengan komplit.

Btw, kata penutupnya panjang gila. Kalau masih nggak faham yah monggo komen-komen.

Kalau mau tahu kelanjutannya yang lebih kompleks, di tunggu aja FF I Becomes The yang masih tayang testimoninya. wkwkwkwkwkwk

27 pemikiran pada “[THE GREEK MYTH] Lucid Dream?

  1. Haiii salam kenaaal~
    Agak” ga ngerti juga ya aku bacanya mungkin grgr otakku agak sempit gmn gt. Tapi serius ini keren bgt! Aku suka kata”nya.
    Dan malah yg ketangkep mata minusku cuman typo”nya wkwkwk
    Gembil? Itu maksudnya gembul? Trstrs yg ikui itu ikuti? Ada juga typo pas bagian namanya suhyun jadi suhyug hehe

    Aku Fa, 99L hihi(:

    Suka

  2. Haaii Hollaaa Mbak Zul!!!

    Well, kalo mbake nggak jelasin apa hubungan ini FF sama Greek Myth, aku toh juga ra ngerti haha maapin bgt ini otak dangkal kebangetan:’)

    gangerti juga kenapa asik aja pas bacanya, meski ada beberapa typo dan tanda baca yg kurang pas sih menurutku dan itu gak mengganggu sama sekali! selebihnya aman bgt, plot sama ide ceritanya juga oke banget lah,/aku berasa apa bgt gitu setelah baca punyanya mbak/
    soal Morfeus dan morfin itu juga aku jadi ngeh sekarang hoho makasih buat mbake ❤

    ah, sudahi saja bacotanku ini ya Mbak, kutunggu yang lain! ❤

    Suka

  3. Cyahh mbok, aku gak nyongko dirimu bakal melok event iki. Event selanjute ajukno majabaratha the movie wes. Onok typo mbok, “menelannya tapi air minum”, tanpa air minum ta maksud e?
    Btw aku ngantuq, sek moco awal2, ngkuk tak lanjut maneh sek kate nyepot sek wkwkwk

    Suka

  4. nderek langkung~~~

    kenalan simek deh koyone. hai sarah garis 98
    🙂

    sakdurunge sorri njih mbak pas waktu pertama tama baca aku agak kurang ngeh apa itu Lucid Dream, tapi waktu baca penutupnya itu aku jadi ngeh. *biasaotakudahkaratan*

    bagus ef ef nya, cuma ada beberapa typo aja.
    😀

    keep writing~~~

    Disukai oleh 1 orang

  5. Hemm, mbok… kece deh. Nganu lucid2 ngene maleh berasa nonton ala2 film inception, wkwkw… peretas, infiltran, savara iku opo? Pembuat, pengingat, penghancur, bau2ne maleh kyok dewa india wkwwk wah kakean ndilok mahabharata iki
    Aku gak ngeh bedane pemakaian obat tidur mbek opium ndek kene. Maksute lek obat tidur iku nggarai turu temenan, tapi lek opium turune semacam nge-fly ngono? Nggak turu temenan? Wkwk
    Lanjotttt

    Suka

  6. mbak zul!!! 🙂
    sumpah demi aprut dah!! 🙂
    dirimu selalu bisa buat daku termlongo mlongo klo baca diksi yg mok pake’
    belom bisa nebak jlan ceritanya seh tpi mas morpheus yg kau bawa” jdi daya tarik tersendiri hohoho
    kpan kluarny anak kedua mbak *eh?
    poko e tak tunggu buka’annya mbak zul 🙂 😀

    Disukai oleh 1 orang

  7. Oalaaaah… Pantes waktu aku keluarin poster “Alora And Her Lucud Dream” kamu heboh Zu
    Gak taunya kamu juga pernah bikin ff soal lucid dream toh.
    Dan ini sudah 4 tahun berlalu maafkan daku ya baru baca
    Kamu kenapa zu pake segala mau belajar lucid, aku ini lucid dan sering ngerasa kalo bakatku ini agak sedikit menyusahkan ya, krn buat aku mau itu mimpi buruk atau mimpi indah selama aku berlucid itu sama aja aku gak tidur sebenernya.
    Intinya sih kayak badannya aja yang istirahat, otaknya enggak.
    Makannya kalo bangun pagi malah capek ekstrim.
    Tapi memang kadang kalo aku punya masalah dan butuh jawaban atau solusi scepatnya aku niat lucid, biasanya berhasil. Cara ini juga aku pake buat nemu ending ff yang bagus.
    Ini ff bagus kok, berasa supranatural nya. Aku as a lucid dreamer jempolin kamu deh, soalnya kamu bisa dekat banget penggambarannya.
    Intinya kalo kamu emang mau lucid, inget2 mimpi itu selalu punya sesuatu yang anomali.
    Kamu cuma butuh sadar sama sesuatu yg anomali itu trus nanti kamu sadar kok kalo kamu lagi mimpi, kalo udah sadar kamu lagi mimpi sebenenrya itu kamu udah lucid, yang harus kamu pikirin “this is just a dream and i can do anything in mu dream” udah selanjutnya selamat mengembara

    Suka

    • bener deh mbok dulu aku seneng banget ama Lucid ini gara-gara Dee ngeluarin seri Supernova yang Gelombang. disitu bahas2 soalLucid gitu jadi sebagai pemuja Dee aku mendadak searching dan ala2 nyobak.wkwkwkwkw

      makasih loo komennya bikin hati aku adem parah

      meskipun uda 4 tahun dan baru ditemuin sekarang sama tante.
      yipppey

      Disukai oleh 1 orang

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s