Alphabet Series [C Part]

c

Cute

Alphabet Series [C part]

Main cast: Donghyuk  X OC

Fluff | Ficlet

*

© Prod by Mims

Ini sudah seminggu setelah Maggie menghilang dari sekolah. Kabarnya simpang siur. Tidak ada kepastian yang dapat meyakinkan orang-orang kemana Maggie pergi. Sebuah kejelasan yang mereka percaya adalah, Maggie, gadis dengan mata biru itu tidak akan kembali lagi.

“Tidak mungkin! Hey, Maggie bahkan belum mengucapkan selamat ulang tahun padaku. Jangan bodoh lah, Kawan. Maggie akan kembali, tenang saja.”

Dan satu-satunya orang yang dianggap idiot adalah Kim Donghyuk. Entah bagaimana ia bisa percaya bahwa Maggie akan kembali. Sedangkan sama sekali tidak ada kabar dari Maggie sendiri, dari keluarga, atau dari pihak sekolah sekali pun.

Jika kepergian Maggie memang dirahasiakan, tidak mungkin tidak ada yang tahu. Serahasia apa pun sebuah masalah, jika rahasia itu disimpan di sekolah, maka hal itu akan tersebar luas walau tidak semuanya. Sungguh, apa gunanya rahasia jika semua orang bisa tahu?

“Hey, cungkring!” seseorang menepuk pundak Donghyuk. Sialnya orang itu adalah orang yang memiliki fisik besar, sangat besar, hingga mampu menekan mental Donghyuk sekali pun. “Sudah jangan banyak berkhayal. Lebih baik kau pulang saja. Sana!”

Setelah mengemas bukunya, Donghyuk meninggalkan kelasnya. Sungguh sial memang, kenapa semua orang tidak percaya padanya. Kalau tidak ada berita apa pun, mana mungkin orang bisa dikatakan menghilang, kan? Memangnya Maggie siluman?

Selagi menahan kesal, Donghyuk juga menahan diri di halte bus. Rasanya lama sekali bus tidak datang juga. Mungkin sedikit banyak karena terpengaruh rasa kesal sehingga membuat Donghyuk kurang sabar menghadapi banyak hal. Hey, siapa yang sabar kalau mendengar Maggie menghilang seperti itu.

“Huwaaa!”

Donghyuk kaget ketika kepalanya menengadah dan mendapati sebuah boneka berada tepat di hadapannya saat ini. Semula ia berpikir jika boneka itu bisa terbang. Namun setelah melihat seseorang dengan senyum manisnya itu juga di sana, pemikiran Donghyuk berubah.

“Maggie!” Donghyuk langsung berdiri dan memeluk boneka beserta pemiliknya.

“Kau mau membunuhku, Dongki?”

“Hehe, maaf, maaf. Eh tunggu, kau yang seharusnya minta maaf!”

Why? Why me? Kenapa aku harus minta maaf?”

Donghyuk hanya cemberut. Ia menceritakan kejadian yang ia alami seminggu belakangan. Tentang teman-temannya yang berpikiran bahwa Maggie menghilang, Maggie diculik, atau bahkan Maggie menikah. Oh sungguh, gadis usia lima belas tahun terlalu muda untuk menikah.

“Lalu kau kesal karena itu? Begitu Kim Dongki?”

“Bukan kesal karena kau menghilang sebenarnya, tapi karena kau tidak mengucapkan ucapan selamat ulang tahun padaku. Bahkan tidak memberiku kado ataupun…”

“Ini untukmu. Dariku.”

Mata Donghyuk langsung mengarah pada boneka yang dibawa oleh Maggie. Boneka lucu dengan telinga panjangnya. Matanya sungguh bulat, seperti mata Maggie sekarang. Apalagi boneka hidung itu, sangat kecil dan menggemaskan.

Setelah menerima boneka dari Maggie dengan rasa bahagia, Donghyuk pun mulai memeluk bonekanya. Mungkin agak berlebihan, namun tidak masalah. Toh dari dulu Donghyuk memang lebih suka Doraemon daripada Power Rangers.

“Emm, Dong, ada yang ingin aku bicarakan.”

“Ya sudah bicara saja. Eh, dari mana kau dapat boneka ini? Apakah di Jepang boneka seperti ini ada banyak? Sepertinya aku harus membeli yang model Doraemon saat ke Jepang suatu saat nanti.”

“Tentu ada banyak,” Maggie menggigit bibirnya dan masih memperhatikan Donghyuk yang sibuk dengan kado ulang tahunnya. “Dongki, maafkan aku. Sebenarnya aku suka padamu.”

“Maggie boneka ini sangat lucu. Tapi… apa yang baru saja kau katakan?”

“Ah sudah, lupakan saja. Aku mau pulang.”

Donghyuk hanya berdiam diri di sana. Dengan mata yang bahkan hanya sanggup berketip-ketip saja ketika Maggie pergi meninggalkannya sekali lagi. Entah untuk berapa lama. Tapi hey, bukankah yang terpenting Donghyuk sudah mendapatkan kado ulang tahunnya?

-FIN

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s